26.4.05

Bulan Pucat Pasi

Sepenggal bulan pucat pasi
Berkutat di awang-awang
Tak sadar kalau bintang tak menemaninya
Tak mendengar mentari memintanya pergi
Tak ingat kalau waktu bukan miliknya lagi

Dia ingin kembali ke waktu seharusnya dia berada
Menjalani takdir alam yang digariskan
Tapi tak mudah
Selalu ada saat di mana dia mengulang masa-masa ketidakpedulian itu
Itukah yang dia mau?
Ataukah itu pun salah satu cerita yang harus dijalani?

Tak pernah terjawab
Hanya mampu melakonkan kebiasaan.

No comments: